Tampilkan postingan dengan label Nasionalisme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasionalisme. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Maret 2011

Jersey Timnas Indonesia

Akhirnya setelah menunggu beberapa minggu, datang juga pesenan Jersey Timnas Indonesia. Langsung aja cepet-cepet buka tuh bungkusan, liat dan langsung coba. Ternyata ukuran nya pas, bahannya juga enak dipakai, logo garuda nya juga bagus sekali.

Gambar watermark Garuda juga terlihat bagus. Secara keseluruhan saya puas sekali. Dikarenakan pembelian secara online, tentu kadang-kadang ada perasaan was-was di hati kita. Tetapi Alhamdulillah, sudah beberapa kali transaksi online lancar-lancar saja. Dari mulai membeli NDS, Nokia 9500 Communicator, N Gage QD, baju N Gage Lover Indonesia, dan sekarang Jersey Timnas Indonesia ini. Kebetulan besok saya lagi nunggu lagi pesenan online lainnya yaitu sepatu Air Jordan 1. Mudah-mudahan lancar. Amin.


Oia, buat para pembaca blog ini tak terasa Blog Campur Aduk ini memasuki postingan ke 100. Hahaha...saya emang termasung jarang update di blog ini, tetapi mudah-mudahan ke depannya bisa update terus.

Terima Kasih buat para pengunjung yang sudah mampir ke Blog Campur Aduk.

Sabtu, 06 Desember 2008

Timnas Indonesia Mengalahkan Myanmar 3-0 di Partai ke Dua AFF Suzuki 2008



Bravo Timnas Merah Putih.

Tidak sia-sia kemarin malam menonton timnas Indonesia melawan Timnas Myanmar. Disaksikan kurang lebih 40.000 penonton yang memadati stadion Gelora Bung Karno, Timnas merah putih berhasil membalaskan dendamnya pada Myanmar 3-0.
Sweet Revenge, yah itulah kata yang pantas, mengingat di pertemuan sebelumnnya Timnas indonesia menderita kekalahan menyakitkan di partai puncak 2-1 melawan myanmar.



Permainan indah disajikan BP dkk. sejak menit pertama. Tercatat beberapa peluang emas dihasilkan oleh pasukan merah putih. Setelah Budi Sudarsono dijatuhkan menit 9, dan menghasilkan tendangan bebas, yang kemudian dilakukan oleh Ismed Sofyan. hanya sayang, tendangan keras Ismed Sofyan membentur tiang gawang atas Myanmar.

Budi Sudarsono memecah kebuntuan menit 26 dengan menciptakan gol yang sangat indah, dengan mengecoh dua pemain bertahan Myanmar (mengingatkan saya pada Messi).
Kemudian menit 29, kali ini Firman Utina kembali membobol gawang Myanmar kembali dengan tendangan indah, tanpa melihat gawang, (seperti yang sering dilakukan oleh Van Nistelrooy, yaitu mendapat bola membelakangi gawang dan langsung shooting tanpa melihat gawang....gimana ya ngejelasinnya...bayangin sendiri aja deh.)
Akhirnya Bambang Pamungkas menutup kemenangan indonesia dengan 3-0 melalui golnya dimenit 65.

Dengan kemenangan ini Indonesia menempati posisi kedua grup A dibawah Singapura yang sebelumnya menghancurkan Kamboja 5-0.

Selamat Timnas Indonesia.

gambar dari affsuzukicup.com

Sabtu, 22 November 2008

Indonesia Gagal Juara di Grand Royal Challenge Cup 2008

Dua gol Soe Nyat Min, menghancurkan timnas dalam final Grand Royal Challenge Cup 2008. dua gol yang tercipta tersebut adalah hasil dari kejelian Soe Nyat Min memanfaatkan tendangan bebas rekan-rekannya.

Satu-satunya gol yang tercipta bagi Indonesia adalah gol bunuh diri pemain Myanmar Moe Win. Ketika itu pada menit 14, Moe Win yang kaget ketika Musafri bermaksud memberi umpan silang pada BP, justru membobol gawangnya sendiri.
Indonesia pun menderita kekalahan 1-2 dari Myanmar.
Yang sangat saya sayangkan, yaitu saya tidak melihat adanya nama Budi Sudarsono, Boaz Salosa, dimainkan kemarin.

Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran yang berharga bagi BP dkk serta menjadi catatan bagi Benny Dollo menjelang piala AFF beberapa minggu lagi.

Kamis, 20 November 2008

Timnas Indonesia Menuju Final Piala Grand Royal Challenge 2008

Rabu 19 november 2008, Myanmar.
Wah akhirnya lega deh setelah melihat Timnas Indonesia yang di arsiteki Benny Dolo akhirnya melaju ke Final Piala Grand Royal Challenge 2008, setelah mengalahkan tim dari Korea yaitu Ulsan Hyundai Horang-i. Timnas Indonesia memastikan tiket ke final setelah memenangkan adu penalti 4-3.



Deg-degan juga sewaktu melihat timnas Merah Putih hampir saja kebobolan ketika Ulsan Hyundai Horang-i memperoleh hadiah penalti di menit ke-70. Waktu itu kapten timnas Charis Yulianto menjatuhkan pemain Ulsan di kotak terlarang. Eh... untungnya pemain Ulsan tadi gagal dalam mengeksekusi tendangan penalti tersebut. He..he.



Setelah melewati 2 x 45 menit dengan keadaan imbang, akhirnya dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Namun skor tetap kacamata setelah melalui perpanjangan waktu 2 x 15 menit, sehingga harus diakhiri dengan adu penalti.

Pada saat adu penalti BP (Bambang Pamungkas) algojo penalti pertama dari Indonesia gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Begitu juga dengan Elie Aiboy penendang ketiga (kalo ga salah,abis lupa lagi) mampu diblok kiper ulsan.
Eh ternyata para penendang Ulsan pun bernasib sial juga(untungnya). Pahlawan penentu kemenangan timnas yaitu Firman Utina yang berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga membuat skor menjadi 4-3 untuk timnas merah putih.

Yang patut menjadi sorotan ialah kegemilangan kiper Markus Horison. Ia mampu menahan penendang keenam dari Ulsan.



Di partai puncak, yang direncanakan pada hari Jum'at tanggal 21 November 2008 Indonesia akan kembali bertemu Myanmar, sang tuan rumah. Pada pertemuan sebelumnya Indonesia dikalahkan Myanmar 2-1. Myanmar lolos ke Final setelah membantai Malaysia dengan skor cukup telak 4-1.

Mari sama-sama kita berdoa dan mendukung Timnas Indonesia agar mampu tampil menawan dan memenangkan Piala Grand Royal Challenge 2008, sebagai persiapan untuk AFF.

Hidup Timnas Indonesia.

pictures from swaberita.com, ricohsanusi.wordpress.com,ongisnade.net

Senin, 17 Desember 2007

ETIKA BERTEMAN (BERBANGSA DAN BERNEGARA)

Misalnya ada temen gue, panggil aja si Ino, dia tuh punya kemampuan yang oke banget. Trus dia juga suka menciptakan barang atau karya dari hasil pemikiran dia sendiri. Cuma satu hal kekurangan dia, yaitu dia kurang menjaga barang dan karya nya sendiri. Jadi dengan gampangnya barang dan karyanya itu dicaplok ama temen - temen gue yang lain. Alhasil gigit jari tuh Ino. Dengan bangganya temen - temen Ino mengakui barang dan karyanya si Ino. Secara hukum si Ino ga bisa berbuat apa - apa, wong dia gak ngejaga dan "mem patenkan" barang dan karyanya, tetapi secara etika layak gak mereka mengaku ngaku (temennya si Ino) ........., PUNYA RASA MALU kah mengakui yang bukan hak kita.............well, gue kira kita semua punya jawaban masing - masing.

 
© Copyright 2035 Blog Campur Aduk
Theme by Yusuf Fikri